featured text

 

ASPEK PELAYANAN 2006 - 2012
CAKUPAN PELAYANAN PERKEMBANGAN JUMLAH SAMBUNGAN LANGGANAN
PENJUALAN AIR RATA-RATA PEMAKAIAN AIR
ASPEK MANAJEMEN
JUMLAH PEGAWAI BERDASARKAN USIA JUMLAH PEGAWAI BERDASARKAN PENDIDIKAN
RASIO PRODUKTIFITAS RASIO PEGAWAI PER 100O PELANGGAN
ASPEK KEUANGAN
PENDAPATAN USAHA PENYERTAAN MODAL
LABA RUGI PENDAPATAN ASLI DAERAH
 ASPEK TEKNIK
 KAPASITAS TERPASANG PRODUKSI, DISTRIBUSI DAN AIR TERJUAL
 
 TINGKAT KEHILANGAN AIR  
   

 

LAPORAN NERACA 2012 HASIL AUDIT AUDITOR INDEPENDEN WBS

Neraca 2012

Laporan Laba/Rugi 2012 hasil Audit Auditor Independen

 

 

 

CARA PERHITUNGAN TAGIHAN :

Untuk Kelompok Pelanggan Rumah Tangga Gol 1 C dengan pemakaian air 64 m3 jumlah yang harus dibayar adalah :

Sekilas Tentang PDAM Tirta Raharja

  • SEJARAH

Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Raharja Kabupaten Bandung awalnya didirikan pada tahun 1926 dengan nama Water Leiding Bedrift, diperuntukan memenuhi kebutuhan air bersih komunitas Belanda di Cimahi dan Lembang. Hingga pada perkembangannya, di tahun 1977 dibentuk dengan Perda Nomor : XVII tahun 1977 dan disahkan dengan keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Jawa Barat No. 510/HK/011/SK/77 serta diubah terakhir kalinya melalui Peraturan Daerah Nomor 5 tahun 2005.

 

  • WILAYAH PELAYANAN

Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Raharja Kabupaten Bandung adalah satu-satunya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yang mempunyai tugas memberikan pelayanan air bersih untuk masyarakat Kabupaten Bandung. Seiring dengan era otonomi daerah maka, pada tahun 2001 dengan Undang-undang 9 tahun 2001 dengan terbentuknya daerah otonomi baru yaitu, Kota Cimahi. Selanjutnya, dengan Undang-undang 12 tahun 2007 pemekaran wilayah Kabupaten Bandung di wilayah Barat menjadi Kabupaten Bandung Barat, sehingga wilayah pelayanan PDAM Tirta Raharja Kabupaten Bandung secara administratif, meliputi 3 daerah otonom yaitu, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung Barat. Hal ini merupakan peluang untuk pengembangan pelayanan air minum dengan potensi demand yang tinggi, untuk dapat dilayani PDAM Tirta Raharja.

Sebagai salah satu pemicu perkembangan ekonomi masyarakat diharapkan PDAM Tirta Raharja Kabupaten Bandung dapat dijadikan salah satu parameter peningkatan Indek Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Bandung pada sektor Kesehatan dan Peningkatan taraf hidup masyarakat melalui pelayanan air minum.

 

  • KAPASITAS PRODUKSI DAN KUALITAS AIR

Untuk memenuhi  pasokan air minum bagi pelanggan di wilayah  Kabupaten Bandung, Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat, PDAM Tirta Raharja memproduksi air dengan standar kualitas air minum di 26 instalasi yang tersebar di 3 wilayah tersebut, masing-masig mempunyai kapasitas produksi yang beragam yaitu :

1. Wilayah Kabupaten Bandung

  1. IPA Nagrak - 100 liter/detik
  2. IPA Sukamaju - 200 liter/detik
  3. MA. Cigadog Ciwidey - 25 liter/detik
  4. MA. Citere Pangalengan - 30 liter/detik
  5. IPA Ciparay - 200 liter/detik
  6. MA. Cilembang Pacet - 5 liter/detik
  7. DW 4 Rancaekek - 8 liter/detik
  8. DW 6 Rancaekek - 8 liter/detik
  9. DW 7 Rancaekek - 8 liter/detik
  10. MA. Cihampelas - 6 liter/detik
  11. DW 2 Majalaya - 12,5 liter/detik
  12. MA. Cisaladah Paseh - 5 liter/detik

2.  Wilayah Kabupaten Bandung Barat

  1. MA. Cikole Gede–Cipanghuluan - 12 liter/detik
  2. MA. Pasir Ipis 1 (CWP) - 30 liter/detik
  3. MA. Pasir Ipis 2 (Gravitasi) -  5 liter/detik
  4. IPA Cisarua - 36 liter/detik
  5. DW 1 Padalarang - 15 liter/detik
  6. DW 2 Padalarang - 20 liter/detik
  7. MA. Cibulakan - 8 liter/detik
  8. MA. Cipulus - 30 liter/detik
  9. IPA Cililin - 15 liter/detik

3. Wilayah Kota Cimahi

  1. MA. Cikudapati - 5 liter/detik
  2. MA. Cisintok - 5 liter/detik
  3. DW 11 Cimahi - 8 liter/detik
  4. DW 12 Cimahi - 8 liter/detik
  5. IPA Cimahi - 168 liter/detik

Air yang diproduksi oleh 26 instalasi pengolahan di atas telah memenuhi standar kualitas Air Minum seperti yang tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 907/Menkes/SK/VII/2002 tentang standar Air Minum pada IPA yang dimiliki.

  • IKHTISAR KEUANGAN

 
 

 

Visi dan Misi

Visi

Profesional, Handal, dengan pelayanan prima menjadi PDAM Termaju

1.       Pelayanan Prima

Dengan tenaga kerja (SDM) yang profesional  dan ditunjang dengan sarana dan prasarana  yang handal, perusahaan diharapkan dapat memberikan pelayanan yang maksimal dan prima sehingga tingkat kepuasan pelanggan dapat tercapai dengan baik.  

2.       Handal

Ditekankan pada sistem produksi dan distribusi serta sarana pendukungnya. Agar handal, sarana dan prasarana harus terawat dan terpelihara dengan baik  agar dapat memberikan output yang maksimal sehingga dapat meminimalkan tingkat gangguan.

3.       Profesional

Ditekan  pada SDM, SDM harus benar-benar profesional dalam menjalankan tugas pelayanan kepada pelanggan.

4.       PDAM Termaju

Kualifikasi PDAM yang sehat di kelasnya secara Operasional, financial, dan marketing. 

 

Misi

Memberikan pelayanan air minum secara baik dengan mengacu pada  kualitas, Kuantitas  dan Kontinuitas, yang memadai dengan harga yang terjangkau sehingga diharapkan dapat memberikan  peningkatan derajat kesehatan masyarakat pengguna air minum dan mampu memberikan kesejahteraan kepada stakeholder secara proporsional .

1.       Kualitas

Peningkatan kualitas SDM, operasi, pelayanan dan sumber daya lainnya.

2.       Kuantitas

Berusaha memberikan jaminan ketersediaan air bersih guna meningkatkan cakupan pelayanan.

3.       Kontinuitas  

Memberikan pelayanan 24 jam sebagai komitmen terhadap  pelanggan dan meningkatkan sistem pemeliharaan yang terintegrasi.

4.       Profitabilitas

Meningkatkan Return on Investment / Return on Equity  dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

5.       Dinamis

Menerapkan pola dinamis terhadap perubahan tuntutan zaman untuk bidang operasi, manajemen dan organisasi.

6.       Sistem Informasi

Menerapkan teknologi informasi guna menunjang kemudahan, kecepatan dan efisiensi terhada biaya dan waktu. 

 

  • PETA WILAYAH PELAYANAN

 

 

  • STRUKTURAL ORGANISASI

 

 

 

Strategi dan Komitmen Perusahaan

STRATEGI CORPORATE PLAN 2010 - 2015

  1. Meningkatkan penjualan
  2. Melaksanakan kerjasama pihak ke 3
  3. Meningkatkan Coverage
  4. Manajemen kualitas SDM
  5. Pengembangan Produk
  6. Peningkatan Pelayanan
  7. Penurunan Tingkat Kehilangan Air
  8. Peningkatan Efisiensi
  9. Mendorong kerjasama antar daerah
  10. Pemanfaatan IT untuk Proses Bisnis

KEY PERFORMANCE INDICATOR (KPI) 2013

  1. Efisiensi Penagihan ≥ 93 %
  2. Tingkat Keuntungan/Profit  ≥ 5%
  3. Penganganan Pengaduan Selesai < 24 Jam
  4. Pemasangan Sambungan Baru Terpasang 3 Hari
  5. Kehandalan Proses (K3) 23,5 Jam/Hari
  6. Tingkat Kehilangan Air ≤ 33,9 %
  7. Rasio Produktifitas Pegawai  ≥ Rp. 200 Juta/Pegawai/ Tahun
  8. Target Penjualan Air 15,49 Juta m3
  9. Target Sambungan Langganan 70.507 SL

 

 

 

Counter

00000

Your IP Address

54.204.68.109