Berita

Cimahi Baru Akan Nikmati Air Bersih SPAM Gambung pada 2020


Oleh Humas PDAM Tirta Raharja 08 Jan 2018 | Dibaca : 570 Kali

Sumber air bersih dari Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Gambung Kabupaten Bandung baru dapat dirasakan masyarakat Kota Cimahi tahun 2020 mendatang. Pemkot Cimahi perlu menyediakan anggaran untuk membangun jaringan sehingga air bersih dapat mengalir ke wilayah Kota Cimahi.

Kepala Bagian Humas dan Hukum PDAM Tirta Raharja Dadang Supriyadi mengatakan, progres pembangunan SPAM Gambung sampai saat ini baru 50 persen. Pada awal tahun 2018 ini sudah masuk dalam tahap pembangunan Intake atau bangunan penyadap.

"SPAM Gambung masih dalam proses pembangunan, dari tahap pembangunan intake atau bangunan penyadap dilanjutkan dengan pemasangan pipa air baku sampai Desa Sadu yang ditarget tahun 2019 selesai. Setelah itu, kedepannya akan dilanjutkan dengan pemasangan instalasi ke Kota Cimahi," ujarnya, di Kantor PDAM Tirta Raharja Jalan Kolonel Masturi Kota Cimahi, Rabu, 3 Januari 2018.

Dadang melanjutkan, pembangunan SPAM Gambung, selain untuk peningkatan pelayanan di beberapa kecamatan di Kabupaten Bandung, juga untuk membantu pasokan air ke wilayah Cimahi bagian selatan. Untuk pembangunan instalasi pengolahan air PDAM  mendapatkan bantuan penyertaan modal dari Kabupaten Bandung sebesar Rp 23,5 miliar dengan kapasitas 400 liter perdetik.

"Karena cakupannya sampai ke Margaasih perbatasan Cimahi dengan Kabupaten Bandung, targetnya di wilayah selatan tidak akan terkena dampak kesulitan air ketika kemarau, tentunya setelah kapasitas penyaluran air 400 liter perdetik itu terbangun. Dari Margaasih, kapasitas sekitar 100 liter perdetik itu bisa dialirkan ke Kota Cimahi," ujarnya.

100 liter per detik

Sesuai target PDAM Tirta Raharja, pada triwulan pertama tahun 2019, pembangunan satu Water Treatment Plant (WTP) atau instalasi pengolahan air sudah harus selesai, termasuk dengan pemasangan jaringan pipa air baku.

Sehingga pada awal tahun 2020, pembangunan SPAM Gambung selesai dan bisa mengalir ke Kota Cimahi dengan kapasitas 100 liter perdetik.

"Desain awal aliran dari SPAM Gambung untuk ke Kota Cimahi dengan kapasitas 100 liter perdetik, atau sebanding dengan 10 ribu sambungan rumah (SR). Targetnya 2020 itu mengalir, dengan catatan sambungan pipanya juga sudah disiapkan," ujarnya.

Disinggung mengenai target pada tahun 2018, PDAM Tirta Raharja menargetkan peningkatan jumlah sambungan rumah menjadi 100 ribu lebih sambungan. Saat ini, di Kota Cimahi ada 15.800 sambungan rumah, sedangkan secara keseluruhan, PDAM Tirta Raharja memiliki 91.368 sambungan rumah.

"Kita targetkan peningkatan sambungan rumahnya sebanyak 8779 sambungan rumah. Untuk itu, targetnya harus tercapai, karena PDAM juga merencanakan akan pindah kelas, dari kelas D menjadi kelas E. Kelas E itu sambungan rumahnya harus di atas 100 ribu," katanya.

Pemasangan Infrastruktur

Sebelumnya, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Cimahi Benny Bachtiar mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan air bersih, jelas Benny, Kota Cimahi sudah menjalin kerja sama dengan Kabupaten Bandung. Rencananya, kebutuhan air bersih untuk wilayah selatan Cimahi akan dialirkan dari Kabupaten Bandung.

"Sumber air dari SPAM Gambung, diberikan dari Kabupaten Bandung. Sudah MoU (Momerendum of Understand)," ungkap Benny.

Pemasangan infrastuktur akan dilaksanakan tahun 2018, kemudian pemasangan pipa dari Kabupaten Bandung ke Kota Cimahi dilaksanakan tahun 2019.

"Kalau memungkinkan tahun 2019 akhir mulai membuat jaringan utama dan Sambungan Rumah (SR), baru tahun 2020 kemungkinan bisa dinikmati," ujar dia.

Nantinya, lanjut Benny, saluran air dari Kabupaten tersebut akan memenuhi kebutuhan air di Cimahi Selatan sekitar 36%.

"Masyarakat Cimahi Selatan yang biasanya mengalami kesulitan  ketersediaan air bersih akan sangat terbantu dengan adanya aliran air dari SPAM Gambung. Mudah-mudahan tidak lagi mengalami sulit air," tuturnya.

sumber: pikiranrakyat.com